Ia pernah menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) saat bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Malaysia.
Kini, Meriance menjalani kehidupan yang lebih tenang di kampung halamannya di Kupang. Ia menekuni pembuatan kain tenun sebagai mata pencaharian.
Baca Selengkapnya